August 10, 2026

Uncategorized

Oleh: Sunandar Karya Kartasasmita (* Menjelang satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, arah pembangunan nasional semakin menunjukkan konsistensi terhadapvisi besar kemandirian bangsa. Pemerintah menegaskan fokusnya untuk memperkuat fondasiekonomi melalui pembangunan infrastruktur yang tidak hanya masif secara fisik, tetapi juga berdampak langsung terhadap kesejahteraan rakyat. Dalam konteks inilah, kebijakanpembangunan infrastruktur era Prabowo-Gibran menjadi bukti nyata kelanjutan visipembangunan jangka panjang yang telah diletakkan dalam periode sebelumnya. Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menyampaikan bahwa Kementerian PekerjaanUmum memproyeksikan capaian pembangunan infrastruktur nasional akan menembus lebihdari 90 persen pada akhir tahun 2025. Capaian ini merupakan target ambisius yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menuntaskan berbagai proyek strategis yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Dody menegaskan bahwa salah satu prioritas utamakementeriannya adalah pembangunan dan rehabilitasi sistem irigasi nasional. Langkah inibukan hanya soal memperbaiki saluran air, tetapi juga merupakan bagian penting dari upayamewujudkan kedaulatan pangan nasional. Pemerintah memahami bahwa tanpa ketersediaanair yang memadai, petani tidak akan mampu meningkatkan produktivitas dan pada akhirnyaakan menghambat pencapaian swasembada pangan. Sebagai bentuk komitmen, Kementerian Pekerjaan Umum telah mengalokasikan anggaranawal sebesar Rp1 triliun untuk proyek irigasi di berbagai wilayah, meskipun belum seluruhanggaran tersedia. Langkah ini mencerminkan pendekatan realistis namun progresif dalammenjalankan kebijakan pembangunan. Pemerintah berupaya memastikan agar setiap rupiah yang dikeluarkan memberi manfaat langsung bagi masyarakat luas. Dalam konteks ekonominasional, investasi di sektor infrastruktur seperti ini juga memiliki efek pengganda yang besar, menciptakan lapangan kerja, menggerakkan sektor konstruksi, dan memperkuat rantaipasok domestik....